Jumat, 21 September 2012

Java Dasar


Contoh Program Java  :
public   class   Hello
{
/**
*   Program pertama
*/
public   static   void   main(String[]   args)   {

//menampilkan   string   ”Hello   world”   pada   layar

System.out.println("Hello   world!");
}
}

Baris  pertama kode  :

public   class   Hello

menandakan  nama  class  yaitu  Hello.

Baris  berikutnya yaitu yang terdiri  atas  kurung kurawal  { menandakan  awal  blok.

public   class   Hello
{
atau
public   class   Hello   {

Tiga  baris  selanjutnya  menandakan  adanya  komentar  Java.

/**
*   Program pertama
*/

Komentar  dinyatakan  dengan  tanda  “/*”  dan  “*/”.  Segala  sesuatu  yang  ada  diantara  tanda tersebut  diabaikan oleh  compiler Java,  dan mereka  hanya dianggap sebagai  komentar.


Baris  selanjutnya,

public   static   void   main(String[]   args)   {

atau dapat juga  ditulis sebagai  berikut,

public   static   void   main(String[]   args)
{

mengindikasikan  nama  suatu  method  dalam  class  Hello  yang  bertindak  sebagai  method utama. Kalau kalian ingin lebih tau tentang method utama, kalian tinggal search di google :P

Baris  selanjutnya juga merupakan komentar,

//Menampilkan   string   "Hello   world"   pada   layar
Sekarang  kita  mempelajari  2  cara  untuk  membuat  komentar.  Cara  pertama  adalah  dengan menempatkan  komentar  dalam  /*  dan  */,  dan  cara  yang  lain  adalah  dengan  menuliskan tanda //  pada  awal komentar

System.out.println("Hello   world!");

menampilkan  teks  “Hello  World!”  pada  layar.  Perintah  System.out.println(),  menampilkan teks yang  diapit  oleh tanda  double pute (“  ”)  pada  layar.

Materi yang lain akan menyusul J

Sumber : Jeni 1 - OOP




Visual Basic (Membuat Project Baru)


Membuat Project Baru
Untuk memulai pembuatan program aplikasi di dalam Visual Basic, yang dilakukan adalah membuat project baru. Project adalah sekumpulan form, modul, fungsi, data dan laporan yang digunakan dalam suatu aplikasi. Membuat projrct baru dapat dilakukan dengan memilih menu [File] >> [New Project] atau dengan menekan ikon [new project] pada Toolbar yang terletak di pojok kiri atas. Setelah itu akan muncul konfirmasi untuk jenis project dari program aplikasi yan akan dibuat seperti terlihat pada gambar














Visual Basic 6.0 menyediakan 13 jenis project yang bisa dibuat seperti terlihat pada gambar 1.3 di atas. Ada beberapa project yang biasa digunakan oleh banyak pengguna Visual Basic, antara lain:

(1) Standard EXE: Project standar dalam Visual Basic dengan komponen-komponen standar. Jenis project ini sangat sederhana, tetapi memiliki keunggulan bahwa semua komponennya dapat diakui oleh semua unit komputer dan semua user meskipun bukan administrator. Pada buku ini akan digunakan project Standard EXE ini, sebagai konsep pemrograman visualnya.

(2) ActiveX EXE: Project ini adalah project ActiveX berisi komponen-komponen kemampuan intuk berinteraksi dengan semua aplikasi di sistem operasi windows.

(3) ActiveX DLL: Project ini menghasilkan sebuah aplikasi library yang selanjutnya dapat digunakan oleh semua aplikasi di sistem operasi windows.

(4) ActiveX Control: Project ini menghasilkan komponen-komponen baru untuk aplikasi Visual Basic yang lain

(5) VB Application Wizard: Project ini memandu pengguna untuk membuat aplikasi secara mudah tanpa harus pusing-pusing dengan perintah-perintah pemrograman.

(6) Addin: Project seperti Standard EXE tetapi dengan berbagai macam komponen tambahan yang memungkinkan kebebasan kreasi dari pengguna.

(7) Data project: Project ini melengkapi komponennya dengan komponen-komponen database. Sehingga bisa dikatakan project ini memang disediakan untuk keperluan pembuatan aplikasi database.

(8) DHTML Application: Project ini digunakan untuk membuat aplikasi internet pada sisi client (client side) dengan fungsi-fungsi DHTML.

(9) IIS Application: Project ini menghasilkan apliaksi internet pada sisi server (server side) dengan komponen-komponen CGI (Common Gateway Interface).


Pengenalan C++

Seiring dengan perkembangan zaman, sebuah sistem informasi terus menerus menjadi sorotan dan kajian publik dunia. Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, sistem informasi terus dikembangkan guna memenuhi kebutuhan akan sebuah kemudahan dan efektivitas dalam kehidupan. Sering manusia menghadapi kejenuhan terhadap pekerjaannya, membuat mereka menjadi kurang efektif dalam mengatur waktu hidupnya, sehingga banyak kalangan saintis terus berfikir apakah kehidupan akan selalu monoton seperti itu. Akibatnya tercipta sebuah pemikiran untuk membuat sesuatu yang mampu membantu manusia dalam mengerjakan beberapa pekerjaannya.



Bahasa pemrograman dikenalkan pada tahun 1967 oleh Martin Richards, yaitu BCPL yang merupakan akar bahasa C sekarang ini. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. Saat itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system (OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C. Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul The C Programming Language.



Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau Classic C atau Common C. Seiring dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian diberi nama X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988.